Sambangi Kementan, Bupati Lebong Bakal Gandeng Petani Milenial

Akuratonline, Lebong – Untuk kali keduanya, Bupati Lebong Kopli Ansori mengajak OPD teknis, melakukan kunjungan dan koordinasi ke Kementerian.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengejar anggaran pusat, serta menjalin sinergitas antara program kabupaten dengan program pemerintah pusat.

“Kita memang harus membangun komunikasi intens dengan Pemerintah Pusat, tentunya melalui sejumlah kementerian yang ada,” ungkap Bupati Lebong Kopli Ansori Kamis (27/05/2021) sore.

Saat menyambangi Kementerian Pertanian (Kementan), Bupati Lebong Kopli Ansori dan rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Harvick Husnul Qolbi. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lebong itu banyak membahas terkait program pertanian yang ada di Kabupaten Lebong, dengan harapan mendapatkan dukungan Kementerian Pertanian dikarenakan program tersebut juga selaras dengan program pemerintah pusat.

“Kita paparkan semua kendala yang dihadapi dalam penerapan program pertanian di Kabupaten Lebong. Tentunya kepada Pak Wamen Pertanian kita berharap dukungan DAK pusat dalam merealisasikan program Pemkab Lebong sektor pertanian,” terang kopli

Data terhimpun, ada 10 poin yang menjadi pokok pembahasan dalam audiensi rombongan Bupati Lebong dengan Wakil Menteri Pertanian

Poin pertama, menggandeng petani milenial untuk tumbuh minat menjadi petani.

Kedua, untuk segera menindaklanjuti jenis kebutuhan kegiatan seperti infrastruktur kepada dirjen terkait di Kementan RI.

Ketiga, Bupati menyampaikan agar Kementan RI dapat mengakomodir kegiatan pertanian melalui DAK bidang pertanian ke Pemkab Lebong.

Keempat, mendorong terciptanya food estate di Kabupaten Lebong, sebagai salah satu penggerak ekonomi bidang pertanian yang berskala ekspor.

kelima, program peningkatan indeks pertanaman dan pembasmian hama tikus, menjadi fokus peningkatan produksi sektor tanaman pangan dan akan ditindaklanjuti kepada dirjen terkait dan juga BPTP Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Keenam, untuk dapat memberikan arahan daerah yang telah melaksanakan food estate sehingga Kabupaten Lebong dapat sharing dan belajar dengan kabupaten tersebut.

Ketujuh, Kabupaten Lebong belum memiliki produk beras premium, dengan harapan Kementan RI dapat membina dan memberi bantuan RMU berteknologi tinggi, sehingga dapat menghasilkan produk beras premium.

Kedelapan, dapat mengembangkan dan menindaklanjuti program sosial forest berupa pengembangan pisang.

Kesembilan, untuk dapat mengembangkan tanaman produk unggulan Lebong jenis hortikultura, yaitu jeruk dan manggis sehingga memiliki produk turunan dan pasar yang lebih luas.

kesepuluh, dapat mengembangkan produk perkebunan berupa pengembangan kopi dan gula aren di Kabupaten Lebong, termasuk pengolahan produk turunan dari komoditas tersebut sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. (ADV)

__Terbit pada
28 Mei 2021
__Kategori
Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *